Cyber Security 3
Membangun Pertahanan dari Serangan Cyber
Ada banyak cara untuk melindungi sistem dari serangan. Setiap aset yang ingin kita lindungi juga mungkin berbeda cara perlindungannya. Karena didalam Cyber Security tidak ada sistem yang 100% aman, yang ada hanya sistem dengan keamanan yang berlapis lapis.
Mengacu pada Standart Kemananan
- Misalnya Jika kita ingin memperkuat sistem operasi, maka bisa melakukan hardening dengan standart CIS (Center of Internet Security).
- Untuk organisasi / perusahaan, bisa membuat policy yang mengacu pada ISO27001
- Update aplikasi dan sistem operasi ke versi terbaru.
Hardening Server
Hardening merupakan teknik untuk memperkuat server/host dengan melakukan knfigurasi internal. Konfigurasi tersebut meliputi permission (hak akses), port, protokol, data, dll.
Biasanya mengacu pada standart hardening menurut CIS Benchmark:
- Disable unused filesystem
- Configure software updates
- Configure sudo
- File system integrity checking
- Secure boot settings
- Configure selinux
- Configure warning banners
- Time synchronization
- Configure network parameter
- Configure firewall/iptables
- Configure auditing & data retention
- Configure logging
- Configure cron
- Configure user and password parameter
- Configure file system permission
- Configure user and group settings
Segmentasi Jaringan
Segementasi jaringan merupakan pendekatan arsitektur untuk membagi sebuah jaringan ke dalam beberapa jaringan kecil (subnet). Segementasi ini memiliki tujuan unntuk mengontrol lalu lintas data antar subnet. Apabila server pada suatu segmen terkena malware, malware tersebut tidak langsung menyebar karena terdapat firewall atau rule yang mengontrol tarffic antar segmen.
Gambar diatas merupakan contoh segmentasi jaringan untuk aplikasi. Disitu telihat menjadi beberapa segmentasi ada Server Front End sebagai gerbang aplikasi, Server Back End sebagai gerbang database dan server untuk layanan pihak ketiga, Database untuk menyimpan data. Pada Server Front End terdapat DMZ (Demilitarized Zone) adalah jaringan yang berfungsi sebagai zona perantara untuk melindungi jaringan internal dari ancaman eksternal, DMZ juga dapat diakses melalui internet. sedangkan pada Sever Back End dan Database tidak dapat diakses melalui internet demi menjaga keamanan aplikasi.
Firewall
Firewall adalah sistem yang melindungi jaringan atau server dari serangan cyber. Network Firewall secara dasar memiliki rule atau aturan yang mengontrol lalu lintas data antar segmen dengan menggunakan port dan protokol. Ada juga Web Application Firewall (WAF) yang digunakan untuk melindungi aplikasi web dari serangan seperti SQL Injection, cross-site scripting, remote code execution, dll.
Gambar diatas merupakan contoh perlindungan aplikasi dengan firewall. Sebelum internet mengakses server form end terdapat pertahanan aplikasi WAF (Web Application Firewall) berfungsi untuk mengenali serangan terhadap aplikasi dan melakukan blocking, begitu juga Network Firewall yang digunakan untuk membatasi akses. Dari server front end dapat berkomunikasi dengan server back end akan tetapi hanya dibatasi pada port tertentu saja begitu juga dengan layanan pihak ketiga.
IDS dan IPS
IDS (Intrusion Detection System) adalah sistem yang dapat mendeteksi aktivitas mecurigakan pada sebuah jaringan atau host. IPS (Intrusion Preventif System) adalah sistem yang dapat mendeteksi sekaligus melakukan blocking jika terdeteksi aktivitas yang mecurigakan pada jaringan atau host. IDS dan IPS mendeteksi serangan dengan menggunakan pola.
IDS dan IPS mendapatkan data dari traffic yang lewat ke perangkat jarigan. IDS sebagai mirroring data serta IPS sebagai blocking data jika terdeteksi aktivitas serangan, mirip seperti firewall.
Segmentasi jaringan untuk organisasi terdapat bebeapa hal:
- Terdapat segmentasi untuk membagi jaringan berdasarkan aplikasi yang diakses dari internet, aplikasi internal, database, user, development, koneksi, dengan pihak ketiga, dll.
- Terdpat segmen untuk DR (Disaster Recovery) yang berjalan jika sesuatu terjadi pada segmen production sehingga aplikasi tetap berjalan.
- Terdapat tools securrity dasar untuk autentikasi user, monitoring, proxy, menyimpan log.



Komentar
Posting Komentar